Pabrik Peleburan
Dalam memproduksi berbagai produk aluminium terpadu yang menguntungkan, aman dan ramah lingkungan, terdapat beberapa komponen kunci agar proses dapat berjalan lancar. Komponen tersebut berupa pabrik karbon yang berperan dalam produksi blok anoda, pabrik reduksi yang memanfaatkan energi listrik hijau untuk mereduksi alumina menjadi molten aluminium melalui proses elektrolisis, pabrik casting untuk mencetak aluminium cair, jaringan transmisi dan gardu induk sebagai penyedia sumber daya, serta storage yard untuk penyimpanan produk aluminium.
Pabrik Karbon yang memproduksi blok anoda terdiri dari Pabrik Karbon Mentah, Pabrik Pemanggangan dan Pabrik Penangkaian Anoda. Di Pabrik Karbon Mentah, coke dan hard pitch dicampur dan dibentuk menjadi blok anoda dan dipanggang hingga temperatur 1.250 derejat Celcius di Pabrik Pemanggangan Anoda. Kemudian di Pabrik Penangkaian Anoda, sebuah tangkai dipasang ke blok anoda yang sudah dipanggang tadi dengan menggunakan cast iron cair. Blok anoda berfungsi sebagai elektroda di pabrik Reduksi.
Kuala Tanjung
Reduction Plant milik INALUM yang memiliki kapasitas maksimal produksi sebesar 275 ribu ton per tahun yang berasal dari 510 unit tungku peleburan. Reduction Plant ini menjadi tempat berlangsungnya proses reduksi dari alumina menjadi molten aluminium melalui proses elektrolisis dengan memanfaatkan energi listrik hijau dari pembangkit listrik tenaga air. Bahan baku yang digunakan dalam proses ini adalah alumina, cryolite, anoda karbon, dan aluminium flouride. Selain itu, proses metal tapping dan anode changing merupakan proses kerja utama dengan parameter kontrol tertentu untuk kestabilan produksi di reduction plant.
Kuala Tanjung
Aluminium cair yang sudah dilebur di Reduction Plant selanjutnya akan dibawa ke Casting Plant atau Pabrik Percetakan. Pada plant ini, seluruh aluminium cair akan dicetak dalam tiga produk utama INALUM yaitu Aluminium Ingot, Aluminium Billet, dan Aluminium Alloy.
Kuala Tanjung
Storage Yard merupakan lokasi penyimpanan dari seluruh produk aluminium dari INALUM. Pada lokasi inilah seluruh produk disimpan sebelum akhirnya dikirim kepada para konsumen dari INALUM.
Kuala Tanjung
Tenaga listrik yang dihasilkan stasiun pembangkit listrik Siguragura dan Tangga disalurkan melalui jaringan transmisi sepanjang 120 km dengan jumlah menara 271 buah dan tegangan 275 KV ke Kuala Tanjung.
Kuala Tanjung
Melalui gardu induk Kuala Tanjung tegangannya didistribusikan ke tiga gedung tungku reduksi dan gedung penunjang lainnya melalui 2 unit penyearah silikon dengan DC 37 KA dan 800 V.
Kuala Tanjung