Responsive image

News

Penandatanganan SOP Rencana Tindak Darurat (RTD) Bendungan antara INALUM dan Pemkab Toba

22 Mar 2021

Sesuai dengan Peraturan Menteri PUPR, bahwasanya setiap pemilik / pengelola bendungan harus melakukan sertifikasi terhadap Bendungan yang dikelolanya. Sertifikasi tersebut dikeluarkan oleh Menteri PUPR. Sebagai tahap sertifikasi dimaksud, maka Rencana Tindak Darurat disusun, disahkan dan disosialisasikan kepada daerah – daerah yang terdampak apabila terjadi kegagalan bendungan sangat dibutuhkan sebagai persyaratan Sertifikasi.

PT Inalum (Persero) memiliki 3 (tiga) bendungan yaitu : Bendungan Pengatur, Bendungan Siguragura dan Bendungan Tangga. Berdasarkan Analisa yang dilakukan oleh ahli bendungan maka jika terjadi kegagalan terhadap bendungan dimaksud, maka daerah yang terdampak berada di Kabupaten Toba dan Kabupaten Asahan yang berada di hilir dari PLTA PT Inalum (Persero).

Pada Senin tanggal 15 Februari 2021 bertempat di Kantor Bupati Toba, Manajemen PT Inalum (Persero) dan Bupati Toba melakukan Penandatanganan bersama atas persetujuan Dokumen Rencana Tindak Darurat (RTD) dan Standar Operasional Prosedur (SOP), apabila terjadi keadaan darurat pada bendungan milik Inalum.

Dalam kegiatan tersebut Bupati Toba menandatangani persetujuan Dokumen RTD PT Inalum (Persero) disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, serta kepala dinas terkait. Dari Inalum turut hadir pada acara tersebut Antony Galingging Deputy General Manager Operasi dan Sipil PLTA, Aprili Gunawan, Manager Sipil dan Jaringan Transmisi, A. Iqbal Harahap, Manager Humas PLTA.

Setelah disetujui oleh Pemerintah Kabupaten Toba, Perusahaan plat merah yang bergerak dibidang PLTA dan Pabrik Peleburan Aluminium ini selanjutnya Bersama dengan konsultan dari Surveyor Indonesia dan Instansi terkait akan segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat berpotensi terdampak di wilayah Kabupaten Toba perihal RTD dan SOP keadaan darurat bendungan.

Sebelumnya, penandatanganan SOP Rencana Tindak Darurat untuk Kabupaten Asahan telah di tandatangani antara Inalum dan Bupati Asahan pada tanggal 9 Februari 2021 bertempat di ruang kerja Bupati Asahan.

Dalam sambutannnya Bupati Toba Ir. Darwin Siagian menyampaikan agar masing – masing pihak yang terkait dalam SOP ini dapat mengetahui tupoksi nya. Dan jika perlu secara periodik dilakukan simulasi terhadap keadaan gawat darurat, demikian disampaikan Darwin.