Responsive image

News

Inalum dan Pemkab Asahan Tandatangani Persetujuan Dokumen Rencana Tindak Darurat (RTD) dan Standar Operasional Prosedur (SOP)

15 Feb 2021

Sesuai dengan Peraturan Menteri PUPR, bahwasanya setiap pemilik / pengelola bendungan harus melakukan sertifikasi terhadap Bendungan yang dikelolanya. Sertifikasi tersebut dikeluarkan oleh Menteri PUPR. Sebagai tahap sertifikasi dimaksud, maka Rencana Tindak Darurat disusun, disahkan dan disosialisasikan kepada daerah – daerah yang terdampak apabila terjadi kegagalan bendungan sangat dibutuhkan sebagai persyaratan Sertifikasi.

PT Inalum (Persero) memiliki 3 (tiga) bendungan yaitu: Bendungan Pengatur, Bendungan Siguragura dan Bendungan Tangga. Berdasarkan Analisa yang dilakukan oleh ahli bendungan maka jika terjadi kegagalan terhadap bendungan dimaksud, maka daerah yang terdampak berada di Kabupaten Toba dan Kabupaten Asahan yang berada di hilir dari PLTA PT Inalum (Persero).

Pada Selasa tanggal 9 Februari 2021 bertempat di Ruang kerja Bupati Asahan, Inalum melakukan kunjungan silaturahmi kepada Pemerintah Kabupaten Asahan. Pertemuan tersebut merupakan wujud silaturahmi dengan Pemangku Kepentingan Sekitar sekaligus penandatanganan bersama atas persetujuan Dokumen Rencana Tindak Darurat (RTD) dan Standar Operasional Prosedur (SOP), apabila terjadi keadaan darurat pada bendungan milik Inalum.

Dalam kegiatan tersebut terlihat Bupati Asahan menandatangani persetujuan Dokumen RTD PT Inalum (Persero) disaksikan oleh Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Kadis Kominfo Kabupaten Asahan, Kepala BPBD Kabupaten Asahan, Kabag Protokol Setdakab Asahan, Antony Galingging Deputy General Manager Operasi dan Sipil PLTA, Aprili Gunawan, Manager Sipil dan Jaringan Transmisi, A. Iqbal Harahap, Manager Humas PLTA.

Dimana sebelumnya secara estafet sosialisasi RTD telah dibahas bersama dengan instansi – instansi terkait di masing – masing Kabupaten antara lain: BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan serta kepala daerah yang bersangkutan. Dimana dalam proses penyusunan, pengesahan dan sosialisasi RTD dan SOP, Perusahaan yang telah mengoperasikan PLTA legendaris di Sungai Asahan ini dibantu oleh konsultan dari PT Surveyor Indonesia.

Setelah disetujui oleh Pemerintah Kabupaten Asahan, Perusahaan plat merah ini Bersama konsultan dan Instansi terkait akan segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat berpotensi terdampak perihal RTD dan SOP keadaan darurat bendungan.

Selain itu Bupati berharap kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Asahan dengan PT Inalum (Persero) ini dapat memberikan hal yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Asahan.

Mengakhiri sambutannnya Bupati Asahan mengucapkan terima kasih kepada PT Inalum (Persero) atas kunjungannya ke Pemerintah Kabupaten Asahan, dan semoga komunikasi ini dapat berlanjut kedepannya.